April 5th, 2007 by hanggoraras-berkisah
BULAN KACA
Setiap air mengalirkan gericik
Setiap kata memantulkan rupa
Kita berkaca
Di badan bulan yang meredam wajah sayu kita
Di beranda, di duka
Di setiap jengkal keresahan kita
Tapi keburu
Bulan kaca murca wujudnya!
selesai, untuk berbagai perumpamaan–050407/18.14
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 5th, 2007 by hanggoraras-berkisah
BULAN EMAS
Kabar malam tersiar
Bulan luluh menarikan satir tak berkesudahan
Melingkar
Menyilau pandangan
Bulan utuh mengandung emas berjelaga
Kelam rajam
Mahkota tak jadi terkembang!
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 5th, 2007 by hanggoraras-berkisah
BULAN PERAK
Saat sebongkah
bulan perak menepati janjinya
langit memerah
awan merekah
bumi basah
tangis tercurah untuk entah!!
jakarta, 050407
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 5th, 2007 by hanggoraras-berkisah
BULAN TIMAH
Kami menari
Bagai timah meleleh di kobaran api
Lalu perih menjalari
Setiap titik di tubuh kami
Lekuk kami mengaduh
Di sekujur tengara
Di sekubah nestapa
Hujan nelangsa
Bulan timah beralih rupa, untuk siapa?
Jakarta
, 050407
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 3rd, 2007 by hanggoraras-berkisah
RINDU VI
Bukankah rinduku masih tertawan
Di sebongkah kelu
yang membatu di hatimu?
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 3rd, 2007 by hanggoraras-berkisah
RINDU V
Rindumu mengaduk-aduk sunyi
Tandu kereta berderak
Rindumu melesak
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 3rd, 2007 by hanggoraras-berkisah
RINDU IV
Sudahkah kau sampaikan
Kang sasadara manjer kawuryan
Kukusaning klangenan
Pecah di ubun-ubun malam
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 3rd, 2007 by hanggoraras-berkisah
RINDU III
Ada petak kosong di rerimbun sukmamu
Dan murca
Rindu yang sebening sutra
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 3rd, 2007 by hanggoraras-berkisah
RINDU II
Labuhan kaulalui
Demi sebuah jarak
Bernama rindu
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
April 3rd, 2007 by hanggoraras-berkisah
RINDU I
Gemuruh berlomba memecah peta
Riuh di malam sepi
Aku menunggumu dengan sepetak rindu
Posted in Uncategorized | 1 Comment »